Along: Ekspektasi Terlalu Tinggi

Posted on

Hasil imbang tanpa gol yang didapat Persib Bandung saat menjamu Persisam Samarinda sore tadi di Stadion Siliwangi, dinilai striker Persib, Noh Alam Shah, sebagai hasil yang cukup bagus. Menurutnya, tim akan sulit meraih kegemilangan yang sama dalam 2 kali pertnadingan berturut-turut.

“Buat saya, draw itu bagus lah daripada kita kalah. Dan saya ga ngerti kenapa kita harus sedih. Selalu lah, setiap pertandingan besar, berikutnya pasti ada sifat keremehan, itu mungkin kesalahan dan kesilapan kita di pertandingan ini,” ungkap pemain yang akrab disapa Along ini.

Menurut Along, cara berpikir atau ekspektasi seseorang terhadap sebuah pertandingan mempengaruhi perasaan yang dialami orang tersebut saat mendapati hasil akhir pertandingan. Jika ekspektasinya terlalu tinggi, maka hasil imbang pun dianggap mengecewakan. Lain jika orang tersebut berpikiran sebuah pertandingan akan berakhir kalah. Maka hasil seri yang didapat akan membahagiakan.

“Permainan kita terlalu pengaruh dengan apa kepinginan kita. Dan setelah selesainya 5-0 kemarin (melawan Mitra Kukar), kita semua senang kan? Terus kita pengen kesenangan yang sama? Ya engga bisa lah. Coba kalau kita bayangkan akhir pertandingan ini kalah, di akhir pertandingan sekarang ini kita pasti senang kan? ga mungkin ada tim menang 5-0 bisa menang 5-0 lagi,” papar Along.

Pemain asal Singapura ini mengharapkan rekan-rekannya di tim Persib memahami bahwa kemenangan besar yang sudah didapat Persib saat menjamu Mitra Kukar, tidak bisa terulang 2 kali. Namun Along tetap yakin dan berharap permainan Persib bisa berkembang pada pertandingan-pertandingan ke depan.

“Dan setiap pemain-pemain kita harap ngerti lah, kita menang 5-0 hanya beberapa hari kemarin aja, saya rasa robot pun bisa meledak lah kalau minta main secakep-cakep 5-0 kaya kemarin kan? Insyaalah ke depan nanti setelah rehat, bisa berkembang lagi,” lanjutnya.

Along mengakui dirinya pun tidak menunjukkan permainan sebaik daripada pertandingan sebelumnya. Pemain bernomor punggung 12 ini tidak memiliki alasan apapun atas penurunan kualitas permainannya tersebut. Namun kehilangan partnernya di lini serang Persib, Marcio Souza, turut mempengaruhi performanya.

“Ya saya ga bisa main sebagus kaya kemarin. Saya ga punya alasan apa-apa lah. Mungkin saya ga kasih passing bagus, mungkin saya terlalu konsen. Kangen sama Marcio juga. Tapi mungkin persiapan kita juga kurang. Karena saya sama Airlangga juga jarang main,” terangnya.

Mengenai kehadiran bekas ikon Persib di tim Persisam, Eka Ramdani, sebaiknya disambut dengan cara yang lebih elok oleh penonton di stadion. Bagi Along, alangkah lebih baik jika penonton menghormati Eka yang juga pernah berjuang dengan mengenakan kostum biru.

“Saya bukannya mau bicara apa kepada penonton di tribun itu, saya harap menghormatilah seseorang yang pernah berbakti kepada klubnya di sini. Karena keringat dia juga pernah tumpah di lapangan ini untuk orang-orang di tribun itu. Saya harap pendukung lebih dewasa karena Eka harusnya dibanggakan daripada dihina kaya gini,” tutup Along.

Source : simamaung.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *